Halo Sobat MILBA!, setelah anda mengenal produk hidrokarbon MUSICOOL, mari kita melakukan action nyata mulai dari diri kita, mulai dari rumah kita, kantor kita. Penggantian sistem refrigerasi dan menyesuaikan dari unit AC, dikenal dengan kata retrofitting. Penggunaan Refrigerant type R22, sudah mulai ditinggalkan, karena segera akan dihentikan produksinya. R410 dan R32 sebagai refrigerant generasi baru yang digunakan oleh AC saat ini mempunyai tekanan tinggi sehingga ke 2 kendala ini bisa diselamatkan dengan cara retrofitting

Apa itu retrofitting?

Jadi, retrofitting adalah mengganti sistem refrigerasi dengan sistem refrigerant yang mempunyai produksi ramah lingkungan  dan  mempunyai tekanan lebih rendah dari refrigerant kekinian R410 atau R32, sehingga menghasilkan penghematan pada pemakaian penggunaan daya listrik.

Bagaimana langkah2 “retrofitting” ? 

Apakah retrofitting bisa dilakukan sendiri ?

Tentu sebenarnya bisa saja, apabila alat yang diperlukan lengkap akan sangat mudah membaca setiap akibat dalam penyesuaian perubahan yang terjadi. Selain alat, juga pengetahuan cara menggunakan alat kerja dan pengetahuan cara kerja AC. Akan tetapi, tidak disarankan untuk melakukan retrofitting sendiri jika Anda tidak terlatih dan memiliki pengalaman yang cukup.

Mengapa perlu bantuan Tenaga Profesional?

Menggunakan tenaga teknisi jujur, terlatih serta berpengalaman sangat diperlukan. Karena efek pencapaian suhu dan kinerja sangat bergantung pada penyesuaian pada kinerja yang terjadi pada saat penggantian sistem refrigerasi. Jika tidak menggunakan teknisi yang ahli dalam retrofitting, ada beberapa kemungkinan permasalahan yang dapat terjadi, di antaranya:

Kerusakan pada sistem AC: Jika retrofitting dilakukan dengan tidak benar, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC. Hal ini dapat menyebabkan AC tidak berfungsi dengan baik atau bahkan mati total.

Kebocoran gas refrigeran: Selama proses retrofitting, teknisi yang tidak ahli dapat membuat kebocoran gas refrigeran pada unit AC Anda. Hal ini dapat menyebabkan sistem AC kehilangan kemampuan pendinginan dan memperburuk efisiensi energi.

Kurangnya efisiensi energi: Ketika retrofitting tidak dilakukan dengan benar, efisiensi energi sistem AC dapat menurun. Hal ini dapat menyebabkan tagihan listrik yang lebih tinggi dari yang seharusnya dan mengurangi masa pakai AC.

Risiko kebakaran: Jika retrofitting dilakukan dengan tidak benar, dapat terjadi risiko kebakaran. Jika ada korsleting atau komponen yang tidak terpasang dengan benar, dapat menyebabkan AC terbakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *