
Sebagai negara maritim, boga bahari atau seafood menjadi salah satu sektor bisnis yang menguntungkan bagi pelaku usaha di Indonesia. Kekayaan laut yang melimpah, turut menjadi salah satu komponen penggerak ekonomi di Indonesia, salah satunya bisnis perikanan.
Dalam dunia jual-beli ikan, kualitas kesegaran ikan menjadi syarat penting bagi para pelaku usaha dan juga pembeli. Kualitas kesehatan ikan tersebut tentu dapat dijaga melalui pemilahan ruang pendingin yang tepat khusus untuk menyimpan daging ikan ataupun pangan seafood lainnya.
Pada artikel kali ini, kita akan mengupas tuntas mengenai cold storage seafood sebagai solusi agar ikan tetap segar dan bisnis lancar.
Mengenal Cold Storage Seafood
Cold storage atau ruangan pendingin merupakan sebuah tempat atau ruangan yang dirancang dengan sistem pendinginan yang stabil. Dalam penggunaannya, cold storage berfungsi untuk menyimpan produk, seperti makanan, daging, obat, atau produk olahan lainnya agar suhu produk tersebut awet dan tetap memiliki suhu yang stabil.
Salah satu jenis ruang pendingin yang digunakan dalam dunia bisnis kuliner adalah cold storage seafood. Sesuai dengan namanya, komponen pendingin tersebut merupakan tempat bersuhu dingin yang berfungsi untuk menyimpan ikan agar tetap segar dan awet. Selain ikan, ruang pendingin ini juga digunakan untuk menyimpan bahan pangan laut lainnya, seperti udang, kerang, lobster, kepiting, dan sebagainya.
Fungsi dari Cold Storage Seafood
Menjaga Ikan Tetap Segar
Cold storage seafood memiliki fungsi utama untuk menghambat proses penumbuhan bakteri. Apabila proses penumbuhan bakteri terhambat, maka proses pembusukan pada daging ikan pun juga akan melambat. Penghambatan pembusukan inilah yang akan menjaga ikan tetap segar.
Memperpanjang Masa Penyimpanan Ikan
Sebagai bahan makanan yang rentan mengalami pembusukan dalam waktu yang singkat, penggunaan cold storage seafood menjadi komponen penting untuk menjaga suhu pada ikan. Pasalnya, suhu dingin yang stabil dapat menghambat proses pembusukan pada ikan. Maka dari itu, ikan yang disimpan di dalamnya akan memiliki masa penyimpanan yang lebih lama dibandingkan dengan ikan yang disimpan di suhu ruangan.
Menjaga Kualitas Ikan
Selain menjaga suhu dingin, cold storage seafood juga memiliki fungsi untuk menjaga kualitas ikan. Penghambatan pertumbuhan bakteri dan pembusukan tentu akan menjaga kandungan nutrisi yang terdapat di dalam ikan sehingga saat dikonsumsi, daging ikan pun akan tetap memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Fungsi Cold Storage Seafood dalam Bisnis Perikanan
Selain memiliki fungsi yang umum, cold storage seafood juga memiliki fungsi yang tak kalah penting dalam kelancaran bisnis perikanan.
Mendukung Sistem Rantai Dingin
Fungsi pertama, yakni untuk menyimpan ikan juga dapat mendukung rantai dingin (cold chain). Manfaat ini juga berkaitan langsung dengan kepuasaan konsumen karena daging ikan yang disimpan di dalamnya akan terus disajikan dengan kualitas yang segar dari pihak produsen, distribusi, hingga konsumen,
Memenuhi Standar Keamanan Pangan
Ikan yang dapat dikonsumsi adalah ikan yang kualitas dagingnya masih dalam keadaan segar, tidak berbau, dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Ketiga kualitas ikan tersebut menjadi salah satu standar keamanan pangan. Dengan demikian, penggunaan cold storage seafood menjadi bagian penting untuk mencapai standar keamanan pangan dalam bisnis perikanan.
Meminimalisasi Kerugian Perusahaan
Ikan yang segar berkat penyimpan yang benar di dalamnya juga dapat meminimalisi kerugian perusahaan. Apabila ikan yang dijual segar, maka ikan pun akan awet, memiliki kualitas tinggi, dan tentunya dapat menarik perhatian konsumen untuk membeli hingga mendatangkan keuntungan. Namun sebaliknya, jika ikan yang dijual tidak segar, maka konsumen pun tidak berminat untuk membeli dan akan memberikan kerugian pada perusahaan.
Jenis-Jenis Cold Storage Seafood
Cold storage seafood terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan dengan kebutuhan dan tingkat suhu ruangannya.
- Chilled Storage
Chilled storage atau penyimpanan dingin merupakan tempat untuk menyimpan ikan segar dengan suhu 0°C hingga 4°C. Chilled storage cocok digunakan untuk bisnis distribusi ikan dengan skala atau jangka pendek. Selain itu, chilled storage juga menjadi pilihan tepat bisnis seafood harian maupun restoran.
- Frozen Storage
Frozen storage merupakan tempat untuk menyimpan ikan dalam keadaan beku dengan suhu -18°C hingga -25°C. Frozen storage cocok untuk bisnis ikan beku (frozen fish) dengan skala distribusi jarak jauh.
- Blast Freezer
Blast Freezer merupakan tempat untuk menyimpan ikan dengan suhu rendah sebesar -30°C hingga -40°C. Blast freezer cocok digunakan untuk bisnis seafood atau perikanan tingkat ekspor-impor dengan skala distribusi jarak jauh. Selain itu, blast freezer juga dapat membekukan ikan dalam waktu yang sangat singkat.
- Contact Plate Freezer
Contact Plate Freezer merupakan tempat berupa lemari pendingin logam untuk menyimpan ikan dalam bentuk blok atau balok es dengan suhu -35°C hingga -40°C. Contact plate freezer cocok digunakan untuk bisnis menengah hingga besar, seperti pada perusahaan ekspor-impor atau perusahaan multinasional.
- Cold Room Modular
Cold room modular merupakan tempat atau ruang pendingin yang terbuat dari panel insulated untuk menyimpan ikan -18°C hingga -25°C ataupun -40°C hingga -60°C. Cold room freezer cocok digunakan untuk bisnis perikanan UMKM hingga industri. Penggunaan cold room freezer juga dapat disesuaikan ukurannya berdasarkan dengan kebutuhan bisnis seafood yang dimiliki.
Berapa Suhu yang Ideal untuk Menyimpan Ikan?
Penyimpanan daging ikan memiliki suhu yang berbeda-beda berdasarkan jenis cold storage seafood yang digunakan. Dalam penggunaannya menggunakan pendingin (chiller) membutuhkan suhu 0°C hingga 4°C untuk menyimpan daging ikan selama 1–2 hari. Sedangkan, ikan yang disimpan ke dalam mesin pembeku (freezer) membutuhkan suhu -18°C untuk menyimpan daging ikan selama 2–8 bulan.
Tips Memilih Cold Storage Seafood yang Tepat
Adapun beberapa tips untuk memilih cold storage seafood dalam bisnis perikanan, di antaranya:
- Tentukan jenis ikan yang akan dijualbelikan.
- Pilih ruang pendingin sesuai dengan skala bisnis yang dilakukan.
- Tentukan jenis insulasi pendingin yang akan digunakan sesuai dengan jenis ikan dan skala bisnis perikanan.
Kesimpulan
Dalam menjalankan bisnis atau usaha yang bergerak di dalam sektor perikanan, penggunaan cold storage seafood menjadi komponen penting agar bisnis perikanan lancar. Cold storage seafood memiliki fungsi untuk menjaga kesegaran ikan, memperpanjang masa penyimpanan, dan menjaga kualitas nutrisi pada ikan.
Untuk Anda yang tengah bingung ingin menggunakan cold storage seafood, Anda dapat menggunakan layanan konsultasi MILBA sesuai dengan skala bisnis perikanan yang Anda miliki. Selain konsultasi, Anda juga dapat menggunakan layanan MILBA untuk membantu memasang ataupun memperbaiki ruang pendingin yang digunakan dalam bisnis perikanan Anda.







